Jadwal Pertandingan UEFA Nations League Liga A Grup 4

Jadwal Pertandingan UEFA Nations League Liga A Grup 4

Jadwal Pertandingan UEFA Nations League Liga A Grup 4 :  Spanyol Versus Kroasia.

Laga Liga A Grup A 4 UEFA Nations League , Spanyol akan menghadapi Kroasia di Stadion Manuel Martinez Valero , Elche pada 11 September 2118 , Spanyol akan melakoni satu pertandingan UEFA Nation League , Spanyol meraih kemenangan 2 – 1 atas tuan rumah Inggris pada sabtu 8 September 2018.

Kemenngan Spanyol atas Inggris ,kemenangan tersebut akan meningkatkan semangat para pemain Spanyol , karena mereka butuh hasil positif membayar kegagalan di Piala Dunia 2018 , namun Spanyol harus memwaspadai Kroasia pada pertandingan berikutnya , Kroasia datang dengan status finalis Piala Dunia 2018.

 

Jadwal Pertandingan UEFA Nations League Liga A Grup 4

Tim asuhan Zlatko Dalic telah membuktikan kalau timnya layak disebut sebagai generasi emas , pada pertandingan terakhir ini , Kroasia menahan juara Eropa , Poltugal pada laga persahabatan , kamis 6 September 2018 , tim Kroasia telah membuktikan bahwa mereka bukan tim lemah , sejauh ini tim tersebut telah mencatat sejarah untuk pertama kalinya mereka sampai Final Piala Dunia 2018 k , namun tim tersebut hanya menjadi runner up saat tim ini dikalahkan Prancis pada laga Final.

Kroasia tentu saja ingin kembali membuktikan bahwa mereka bukan tim lemah , namun Spanyol bukanlah tim yang mudah mereka kalahkan , akan tetapi tim asuha Zaltko Dalic akan bekerja keras untuk bisa meraih kemenangan pada pertaidingan tersebut .

Apalagi tim berjulukan Vatreni itu membawa pasukan terbaiknya termaksud Ivan Perisic dan pemain terbaiknya pada Piala Dunia 2018 ,Luka Modric dinyakini akan memberikan performa terbaiknya pada pertadingan tersebut dengan melawan Spanyol merupakan tim kuat eropa saat ini.

Jadwal Pertadingan UEFA Nations League pada Selasa , 11 September 2018 :

Liga A
Grup 2  :  Islandia vs Belgia
Grup 4  :  Spanyol vs Kroasia

Liga B
Grup 3 :  Bosnia Herzegovina vs Austria

Liga C
Grup 2 :  Hungaria vs Yunani
Grup 2 :  Finlandia vs Estonia

Liga D
Grup 2 :  San Marino vs Luksemburg
Grup 2 :  Moldova vs Belarusia.

Baca Juga: Courtois merasa sedih atas kepindahannya dan membuat gusar Fans Chelsea

Courtois merasa sedih atas kepindahannya dan membuat gusar Fans Chelsea Thibaut Courtois merasa sedih karena membuat sejumlah Fans Chelsea menjadi Gusar

Courtois merasa sedih atas kepindahannya dan membuat gusar Fans Chelsea

Courtois merasa sedih atas kepindahannya dan membuat gusar Fans Chelsea

Thibaut Courtois merasa sedih karena membuat sejumlah Fans Chelsea menjadi Gusar atas kepindahannya ke Real Madrid pada musim panas lalu. kiper Internasional Belgia yang berusia 26 tahun tersebut pindah ke Real Madrid dengan tebusan 35 juta poundsterling pada bursa transfer musim panas lalu.

Setelah menjadi kiper Chelsea selama tujuh musim, walaupun pada tiga musim pertama Courtois menjalaninyasebagai pemain pinjaman di Atletico Madrid. Coutois pun Blak blakan mengaku tekadnya sudah bulat untuk memutuskan hengkang dari Chelsea pada bulan maret lalu saat trasfer musim panas menyisakan beberapa hari lagi.

Dan itu menjadi alasanya tidak langsung bergabung pada awal sesi latihan pertama di Chelsea. dan tidak balik melapor ke Stamford Bridge setelah menjalani ajang Piala Dunia 2018 lalu. di sisi lain rangkaian proses kepindahan Courtois  tersebut lantas membuat para fans Chelsea menjadi gusar, dan Courtois pun menjadi sedih.

Courtois merasa sedih atas kepindahannya dan membuat gusar Fans Chelsea Thibaut Courtois merasa sedih karena membuat sejumlah Fans Chelsea menjadi Gusar

Courtois pun menuturkan atas kepindahannya ke Real Madrid membuat dirinya menjadi sedih dan mereka tidak tahu seluruh kenyataan pada saat itu. saya membuat keputusan tersebut sekitar bulan maret yang lalu dan saya menduga keputusan yang saya buat pasti klub akan menerimanya, tuturnya.

Kemudian setelah bursa transfer menyisakan beberapa hari lagi, saya tidak bergabung dengan tim karena saya berpikir itu akan menjadi lebih baik agar tidak mengusik tim dan skuat. jika saat itu saya kembali ke Chelsea saya takut akan membawa nuansa negatif pada teman teman saya. dan semoga semuanya nanti akan membaik.

Dan kejadian tersebut sangatlah di sayangkan karena saya mencintai Chelsea. pada masa masa saya bermain di Chelsea, saya sangat mencintai Chelsea. saya bermain dengan gembira dan saya juga sudah meraih dua titel Premier League dan masing masing sebuah trofi piala FA dan Piala Liga inggris.

Coutois pun mengklarifikasikan pernyataan yang membuat dirinya terlihat jelek di mata para fans Chelsea. ketika di kutip mengatakan “level di Real Madrid lebih besar ke timbang di Chelsea” Padahal bukan itu maksudnya. dan hal hal tertentu dengan kurangnya Kualitas di Chelsea. sebenarnya saya tidak pernah memaksudkan yang seperti itu, tutur Courtois.

Saya hanya mengatakan bahwa situasi latihan di Real Madrid sedikit lebih cepat dan memang seperti itu lah kualitas dari Real Madrid. dan saya bukannya hendak mengatakan Chelsea tak berkualitas. Courtois pun menegaskan bahwa keputusannya meninggalkan Chelsea dan berlabuh ke Real Madrid di karenakan saya ingin lebih dekat dengan kedua anak saya . saya berharap seluruh fans Chelsea bisa memaklumi alasan saya.

Saya akan senantiasa mengingat perasaan bahagia ketika bermain di Chelsea dulu. saya meninggalkan Inggris dan pindah ke Spanyol agar saya bisa lebih dekat dengan anak anak saya. semoga para fans Chelsea memahami keputusan saya tersebut. saya mendoakan yang terbaik untuk Chelsea dan merasa senang dengan Chelsea yang sudah memenangi Empat laga awal dan saya berharap itu akan terus berlajut untuk menjadi juara di akhir musim nanti.

Baca Juga: Inggris mulai membidik piala Eropa 2020

Inggris mulai membidik piala Eropa 2020

Inggris mulai membidik piala Eropa 2020 setelah mencapai Semifinal pada Piala Dunia 2018

Skuat Inggris kian optimis dengan piala Eropa yang akan di gelar pada 2020, setelah pada piala dunia 2018 yang lalu mencapai semifinal. The Three Lions optimis bisa terus membaik dan mencapai puncak pada piala Eropa yang akan di gelar pada 2020.
Inggris yang mampu melangkah lebih jauh pada Piala Dunia 2018 lalu berhenti di babak semifinal setelah Inggris di kalahkan oleh Kroasia. namun Harry Kane dkk harus mengakui keunggulan Belgia pada perebutan tempat ke tiga tersebut. finis ke Empat pun menjadi pencapaian terbaik dan tertinggi Inggris sejak mencapai peringkat yang sama pada Piala Dunia 1990 di Italia.

Hasil pada Piala Dunia 2018 di Rusia tersebut membuat para pemain Inggris terutama Dele Alli menambah kepercayaan diri yang kuat untuk mencapai yang terbaik lagi pada Piala Eropa 2020. menurut pemain Tottenham tersebut Inggris pasti akan bisa bersaing pada Piala Eropa 2020 dan menjadi yang terbaik.

Inggris mulai membidik piala Eropa 2020

Dan saat ini kami harus terus belajar untuk menjadi yang lebih baik pada setiap pertandingan yang akan kami jalani. kami akan memastikan siap ketika saatnya sudah tiba, karena itu akan menjadi suatu kesempatan yang besar bagi kami. dan setelah melihat seluruh negri bersatu, betapa itu sangat berarti untuk semua orang pada ajang Piala Dunia.

Pada ajang Piala Dunia musim lalu kami mencapai semifinal, jadi kami tidak bisa membayangkan seperti apa jika kami menjuarai turnamen besar tersebut bersama Inggris. dan kami pikir kualitas kami pasti ada untuk memenangi sesuatu. dan kami tidak boleh membatasi apa yang bisa kami raih.

Kami semua lapar akan gelar juara dan kami ingin di akui sebagai salah satu tim terbaik di dunia. kami hanya harus terus membaik di setiap laga yang kami jalani dan di saat yang bersamaan pun tidak boleh terlena. kami harus membumi dengan terus bekerja keras agar menjadi sebaik mungkin.

Baca Juga: Liverpool Dan Barcelona Bersaing Untuk Mendapatkan Adrien Rabiot

Liverpool Dan Barcelona Bersaing Untuk Mendapatkan Adrien Rabiot

Liverpool Dan Barcelona Bersaing Untuk Mendapatkan Gelandang Paris Saint Germain.

Liverpool mengatakan sudah bertemu dengan perwakilan gelandang Paris Saint Germain , Adrien Rabiot , The Reds ingin segera merekrut Adrien di akhir musim 2018 – 2019 , kontrak pemain tersebut bersama PSG akan berakhir pada Juni 2019.

Namun seperti yang dikabarkan pemain 22 tahun itu telah menolak tawaran PSG perpanjang kontraknya , hal tersebut membuat Liverpool ingin segera memboyong sang pemain tersebut , Adrien merasa PSG tidak memberikan jaminan untuk bermain reguler.

Adrien pun berencana untuk hengkang dari klub tersebut dan hijrak keklub lain untuk mencari tantangan baru , sekaligus mengasah ketajaman bermainnya dan juga memulai karier barunya bersama klub yang akan dibelanya.

Liverpool Dan Barcelona Bersaing Untuk Mendapatkan Adrien Rabiot

 

Sebelumnya, tim raksasa Spanyol Barcelona disebutkan sebagai klub yang paling berpeluang menampung pemain PSG itu , namun Barcelona itu tidak cepat mengambil keputusan untuk merekrutnya pada bursa transfer di musim panas 2018 ini.

Klub asal Spanyol ini beharap bisa mendapatkan Adrian Rabiot secara cuma cuma , tetapi dia tidak mengira kalau ada klub lain yang mengincar pemain tersebut , Barcelona akan bersaing dengan Liverpool untuk mendapatkan jasa dari sang pemain tersebut untuk bergabung diklub mereka.

Namun menurut jurnalis asal Prancis ini , Julien Laurens mengatakan kalau Liverpool selangkah di depan untuk mengamankan jasa sang pemain PSG ini pada akhir musim 2018 -2019 , namun hal tersebut bukan berarti Barcelona tidak bisa mendapatkan jasa pemain ini, persaingan kedua tim akan terjadi pada bursa transfer musim panas 2018 – 2019 ini.

Perwakilan Pemain PSG ini sudah bertemu Liverpool dengan membahas transfer sang pemain ini , hasilnya cukup positif , dan kedua pihak nampaknya sudah sepakat akan hal itu, seperti yang dikatakan Laurens kepada media Sport.

Ternyata Jurgen Klopp sudah memperhatikan Adrien sejak lama sebelum dia menjadi pelatih Liverpool , kini dia memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan pemain tersebut, jika melihat transfer Naby Keita , Liverpool mungkin akan melakukan hal yang sama dengan menyodorkan penjanjian pra kontrak kepada Adrien , selain Liverpool dan Barcelona , Adrien Rabiot juga terus dikaitkan dengan klub dari Italia, Juventus.

 

Baca Juga: Jose Mourinho Terkenak Kasus Pajak

Pelatih tim Manchester United, Jose Mourinho Terkenak Kasus Pajak

Jose Mourinho Terkenak Kasus Pajak

 Jose Mourinho Terkenak Kasus Pajak

Pelatih tim Manchester United, Jose Mourinho dijatuhi hukuman oleh pengadilan penjara selama satu tahun atas kasus pengelapan pajak yang dia lakukan semasa menajdi pelatih  di Spanyol. Dia juga di kenai sangsi untuk harus membayarkan denda uang dalam jumlah yang cukup besar.

Dikutip dari salah satu media, Mourinho dan juga penasihat hukum pribadinya akan menerima hasil keputusan hukuman yang berupa penjara selama satu tahun atas dua kasus pajak yang sempat dia lakukan saat masa masih menjadi pelatih bagi tim Real Madrid.

Tapi hukuman berupa kurungan tersebut juga bisa dipastikan ditangguhkan hukumannya, yang bisa menjadi artinya Mourinho tidak akan pernah masuk kedalam bui sama sekali. Aturan dari hukum Spanyol menyatakan bahwa orang yang untuk pertama kali dijatuhi dakwaan atas hukuman dua tahun penjara atau kurang, hanya bisa menjalaninya dengan status hukuman percobaan.

Jose Mourinho Akan Memperbaiki Skuat Teamnya

Selain hukuman penjara selama satu tahun, Mourinho juga diwajibkan untuk membayar denda yang cukup besar dengan nominal yang mencapai 1,8 juta pound sterling atau sekitar Rp 34,4 miliar. Demikian info yang didapat dari media tersebut.

Keputusan pengadilan dari Spanyol tersebut juga sudah atas kesepakatan yang di buat antara pihak pengacara dan juga Mourinho denga pengadilan pajak Spanyol mengenai keputusan yang dikeluarkan tersebut.

Hasil keputusan tersebut kurang lebih sama dengan hasil keputusan yang di capai bersama dengan pihak terdugat lainnya yaitu Cristiano Ronaldo yang juga terkenak kasus penggelapan pajak selama bermain di Real Madrid. Ronaldo juga diminta untuk membayar denda yang cukup besar dengan ganti tidak usah masuk ke dalam bui.

Mourinho mendapatkan tuduhan kalau dia kurang membayar pajak sebesar 2,9 juta poundstreling kepada pihak negara Spanyol selama dalam kurun waktu 2tahun. Kasus Mourinho tersebut sudah masuk ke dalam proses investigasi selama 2015 dan baru di jatuhi keputusan pada tahun 2018 ini.

Aman bagi tim Setan rah karena sang pelatih tidak usah masuk ke dalam bui dan tetap bisa menjadi pelatih yang bisa mendampingi tim ke pertandingan-pertandingan selanjutnya.

 

Baca Juga: Sebagai kiper termahal Kepa Arrizabalaga tidak terlalu memikirkannya